
Abuhurairah r.a berkata : Rasulullah s.a.w. bersabda :
Siapa yang hutang uang orang, dan benar-benar ingin mengembalikannya, Allah akan membayarkan untuknya, dan siapa yang hutang uang orang dengan niat (tujuan) menghabiskannya, maka Allah akan membinasakannya.
(H.R. Bukhari, Ibn Majah).
Addailamy meriwayatkan : Orang yang berhutang itu akan terbelenggu didalam kuburnya, dan tidak terlepas belenggunya kecuali jika dibayar hutangnya.
Atthabarani meriwayatkan : Nabi s.a.w bersabda :
Siapa yang berhutang dengan niat sungguh-sungguh akan membayarnya, maka Allah akan membayar untuknya padam hari qiyamat. Dan siapa yang berhutang dengan niat tidak akan membayarnya, lalu mati, maka pada hari qiyamat Allah akan berkata padanya : Apakah kamu kira aku tidak menuntut hak hambaKu, lalu diambil dari amal kebaikkannya dan diberikan kepada orang yang menghutanginya, dan jika ia tidak mempunyai amal kebaikan, maka diambilkan dari dosa-dosa orang yang menghutangi untuk ditanggungkan pada orang yang berhutang.
DAFTAR ISI
FACEBOOK
0 komentar:
Posting Komentar